Senin, 17 April 2017

Studi Kelayakan Bisnis (1)

Sambil menyelam minum air. Mengulang pelajaran untuk persiapan UTS, sambil nulis blog :-)

#Pertemuan 1 - Wawasan Studi Kelayakan Bisnis

Salah satu tujuan didirikannya perusahaan adalah untuk mencari keuntungan (profit). Tujuan lainnya adalah bersifat sosial, maksudnya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Meskipun pada prakteknya usaha sosial juga mencari keuntungan agar bisa membiayai usahanya sendiri dan tidak bergantung pada donatur. Untuk yang bertujuan profit, hal utama yang perlu difikirkan adalah berapa lama pengembalian dana yang ditanam di proyek bisa kembali dengan cepat.
Perlu adanya studi sebelum menjalankan sebuah proyek untuk mencari jalan keluar dari hambatan atau resiko yang mungkin terjadi, sekaligus menghindari kegagalan. Meskipun demikian faktor ketidakpastian seperti ekonomi, politik, dan hukum juga bisa menyebabkan kerugian.

✓Pengertian Bisnis dan Perusahaan
Perusahaan diartikan sebagai sebuah organisasi yang memproses perubahan keahlian dan sumber daya ekonomi menjadi barang dan/atau jasa, yang diperuntukkan untuk kebutuhan pembeli, serta diharapkan akan memberika laba bagi para pemiliknya. Sedangkan bisnis, diartikan sebagai seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang-orang yang berkecimpung di dalam bidang perniagaan untuk memperbaiki kualitas hidup mereka. Kesimpulannya, perusahaan adalah bagian dari bisnis, dan bisnis memiliki lingkup yang lebih luas dari pada perusahaan.

✓Konsep Komponen Bisnis
(Digambarkan dengan segitiga yang masing-masing sudutnya dibuat lingkaran dengan nama masing-masing P1, P2, dan P3, dan memiliki P4 di luar wilayah lingkaran)
1. Konsep Pasar (P1)
Pasar di mana produk dari produsen ditawarkan pada konsumen potensial yang tidak bisa dikendalikan perusahaan. Hendaknya perusahaan:
- mengetahui bagaimana menentukan pasar yang diinginkan produsen
- mengetahui pasar konsumen yang ingin dimasuki
- menentukan kebijakan segmentasi pasar, target pasar, dan pemosisian produk di pasarnya.
2. Konsep Perusahaan (P2)
Disebut juga konsep lingkungan internal perusahaan, terdiri dari elemen fungsional perusahaan dan tingkatan manajemennya.
3. Konsep Persaingan dan Eksternal Lain (P3)
Lingkungan eksternal adalah kondis-kondisi di luar perusahaan dan tidak bisa dikendalikan.
4. Konsep Perubahan

✓ Jenis Kegiatan
•Proyek
Ciri-cirinya sbb:
- memiliki tujuan khusus
- biaya, sumber daya, kriteria mutu, dan jadwal ditentukan
- bersifat sementara
- kegiatan bersifat tidak rutin
Faktor penyebab proyek:
- ada permintaam pasar
- untuk meningkatkan kualitas produk.
- kegiatan pemerintah

• Program
Skala, kurun waktu dan sumber daya yang dibutuhkan lebih lama dan lebih besar dari proyek.

Sebuah sistem dibagun oleh proyek, kemudian dioperasionalkan secar rutin.

✓ Faktor-faktor Kegagalan Usaha
- data dan informasi tidak lengkap
- tidak teliti
- kesalahan perhitung.
- pelaksanaan pekerjaan salah
- kondisi lingkungan
- unsur sengaja

Tim yang akan menangani studi kelayakan bisnis harus memperhatikan:
- kelengkapan dan keakuratan data dan informasi
- tenaga ahli yang tangguh
- penentuan metode dan alat ukur yang tepat
- loyalitas tim

✓ Manfaat Bisnis
- memperoleh keuntungan
- membuka peluang usaha
- manfaat ekonomi
- tersedia sarana dan prasarana
- membuka isolasi wilayah
- meningkatkan persatuan dan pemerataan pendapatan

✓ Tujuan SKB
- memudahkan perencanaan, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan dan pengendalian
- menghindari risiko kerugian

✓ Bisnis di Bidang Jasa
Definisi jasa: semua aktivitas ekonomi yang outputnuya bukanlah produk atau konstruksi fisikn yang secara umum konsumsi dan produknya dilakukan pada waktu yang sama dan nilai tambah yang diberikannya dalam bentuk yang secara prinsip adalah intangible bagi pembeli pertamanya.

• Implikasi bisnis jasa
- menghadirkan inovasi kerja
- meningkatkan partisipasi konsumen terhadap jasa
- mengkatkan kandungan jasa pada barang-barang

• Karakteristik jasa
- intangible
- keberagaman
- simultansitas produksi dan konsumsi
- kerentanan

• Cara mengembangkan usaha
- membuat perusahaan baru
- hanya membuat produk baru

• Pengelompokan Strategi Perusahaan
1. Strategi Generik
Strategi generik merupakan istilah dari porter yang maksudnya adalah suatu pendekatan strategi perusahaan unuk mengungguli pesaing dalam industri sejenis.
Menurut Wheelem dan Hunger, strategi generik dibagi menjadi:
- strategi stabilitas
- stategi ekspansi
- strategi penciutan

2. Strategi Utama/ Induk
Merupakan tindak lanjut dari strategi generik.
(strategi induk dari strategi generik ekspansi/ pertumbuhan)
- strategi pertumbuhan konsentrasi
Merupakan strategi di mana perusahaan berkonsentrasi dan bertumbuh kembang pada semua atau hampir semua sumber daya yang sejenis. Terdiri atas 2 cara:
1. Horizontal, dengan memperluas segmen pasar
2. Vertikal, dengan menggantikan peras supplyer, atau distributor.

Kedua strategi ini dilakukan dengan pendekatan internal dan eksternal.

- strategi pertumbuhan diversifikasi
Di mana perusahaan tumbuh dengan cara menambahkan produk atau divisi baru. Dibagi menjadi 2 cara:
Terpusat dan konglomerasi

(strategi induk dari strategi stabilitas)
- strategi istirahat
- strategi tanpa perubahan
- strategi laba
(strategi induk dari strategi penciutan)
- strategi perubahan haluan atau turnaround
- strategi memikat perusahaan lain atau captive xompany
- strategi jual/ ditutup atau sell-out/ divestment
- strategi pelepasan atau liquidation
- strategi bankruptcy

• Pihak yang Membutuhkan Laporan SKB
- investor
- kreditor
- manajemen perusahaan
- pemerintah dan masyarakat
- bagi tujuan pembangunan ekonomi

• Tahapan pelaksanaan SKB
1. Penemuan ide
2. Tahap penelitian
3. Tahap evaluasi
4. Tahap pengurutan usulan yag layak
5. Tahap rencana pelaksanaan
6. Tahap pelaksanaan

• Aspek yang Diteliti dalam SKB
1. Aspek Pasar (P1)
Bertujuan untuk mengetahui barap luas pasar, pertumbuhan permintaan, dan market share dari produk yabg bersangkutan
2. Aspek Internal Pemasaran (P2)
A. Aspek Pemasaran
Pemasaran sendiri adalah kegiatan perusahaan yang bertujuan menjual barang/ jasa yabg diproduksi perusahaan ke pasar. Analisis yang utama dari aspek ini adalah dalam hal:
a) Penentuan segmen, target, dan posisi produk pada pasarnya
b) Kajian untuk mengetahui komsumen potensial
c) menentukan strategi, kebijakan, dan program pemasaran yang aka dilaksanakan.

B. Aspek Teknis dan Teknologi
Studi aspek dan teknologi akan mengungkapkan kebutuhan apa yang diperlukan dan bagaimana secara teknis proses produksi akan dilakukan.

C. Aspek SDM
Dibagi dalam 2 bagian:
Pertama, peran SDM dalam pembangunan proyek bisnis
Kedua, peran SDM dalam operasional rutin bisnis setelah selesai dibangun.
SDM tidak hanya harus sadar mengetahui etika bisnis, tapi harus sudah sampai pada tahap aksi.
Peneliti/ penilai suatu SKB harus beretika terhadap responden, asisten, maupun klien, tapi klien juga harus memiliki etika, diantaranya jujur dalam memberikan data.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENGANGGARAN MODAL (CAPITAL BUGETING)

PENGANGGARAN MODAL (CAPITAL BUGETING) A.    DEFINISI Capial budgeting adalah investasi jangka panjang untuk memperoleh manfaat di m...